Pemikiran Mufti Terakhir Dua Kota Suci Zaman Turki Utsmani dan Wahabi

✍Slamet Setiawan

Dikalangan santri, nama Sayyid Ahmad bin Zaini Dahlan sudah tidak asing lagi. Di tangan beliau lahir ulama-ulama besar nusantara, seperti Nawawi Al-Bantani, Muhamad Saleh Darat, Ahmad Yunus Lingga, Syaikh Abdullah Az-Zawawi dll. Karya-karya beliau pun banyak yang hingga kini dinikmati santri, seperti Risalah I'rab Ja'a Zaidun, Fathul Jawad, Syarah Minhajul Abidin dll. Mufti terakhir Kota Makkah & Madinah ini wafat di Madinah 1304 H. Pada masa beliau menjadi mufti, Makkah & Madinah bermazhab Syafii, oleh karena itu ulama-ulama nusantara yang menimba ilmu disana bermadzhab Syafii.

Dalam karyanya Ad-Durar As-Saniyyah fi Ar-Radd 'ala Al-Wahhabiyyah beliau menuliskan perbedaan pemikirannya dengan mazhab Wahabi. Di antaranya:

1. Ziarah
Sayyid bin Zaini Dahlan
Ziarah dianjurkan dalam Al-Quran, hadits, ijma'. Dalilnya QS. Muhammad: 19

Muhamad bin Abdul Wahab
Tidak boleh menziarahi orang yang sudah mati.

2. Tawashul
Sayyid bin Zaini Dahlan
Sunnah rasul. Rasulullah ﷺ pernah berdoa: "Ya Allah ﷻ, aku memohon kepada-Mu dengan perantara hak orang-orang yang memohon kepada-Mu."

Muhamad bin Abdul Wahab
Tidak boleh memohon dengan perantara orang yang sudah mati.

3. Istighasah
Sayyid bin Zaini Dahlan
Meminta pertolongan (istighasah) kepada rasul akan berujung kepadq Allah ﷻ. Dalil QS. Al-Anfal: 17

Muhamad bin Abdul Wahab
Memohon pertolongan harus langsung kepada Allah ﷻ tanpa perantara.

4. Maulid nabi
Sayyid bin Zaini Dahlan
Rasul berhak diagungkan.

Muhamad bin Abdul Wahab
Tidak boleh mengagungkan nabi.

5. ‎Menghadap ke makam nabi saat berdoa
Sayyid bin Zaini Dahlan
Menghadap ke makam nabi lebih mulia daripada menghadap kiblat saat berdoa.

Muhamad bin Abdul Wahab
Harus menghadap kiblat.

6. ‎Syafaat
Sayyid bin Zaini Dahlan
Nabi dapat memberi syafaat.

Muhamad bin Abdul Wahab
Hanya Allah ﷻ yang bisa memberi syafaat.

7. ‎Menyebut nama orang yang sudah mati
Sayyid bin Zaini Dahlan
Menyebut (nida) dapat berarti berdoa, khususnya menyebut nama orang shalih.

Muhamad bin Abdul Wahab
Menyeru orang mati adalah perbuatan dosa.

8. ‎Mengkafirkan
Sayyid bin Zaini Dahlan
Rasul bersabda: "Barang siapa mengatakan kepada sesama muslim, hai kafir!. Maka kalimat itu akan kembali kepada salah seorang di antara keduanya."

Muhamad bin Abdul Wahab
Boleh mengkafirkan orang muslim.

9. ‎Berkah dari orang Shalih
Sayyid bin Zaini Dahlan
Para sahabat sering berebut bekas air wudhu dan bekas potongan rambut rasul.

Muhamad bin Abdul Wahab
Perbuatan syirik yang paling besar.

Demikian beberapa perbedaan pemikiran Sayyid bin Zaini Dahlan dan Muhamad bin Abdul Wahab, yang kita kenal dengan madzhab Wahabi dan kemudian dalam perjalanannya yang memiliki sejarah kelam mengganti namanya menjadi salafy.

Untuk lebih lengkapnya insya Allah ﷻ jika ada kesempatan, saya akan ulas lebih dalam tentang pandangan Sayyid bin Zaini Dahlan terhadap Wahabisme tersebut. Wallahu a'lam.

Kelas 9a, 16/01/2018 | 9.10 am
Disela menunggu siswa menyiapkan hafalan Al Quran.


loading...
loading...